Langsung ke konten utama

Malas Sikat Gigi Bisa Memicu Kanker?

Jangan pernah menganggap remeh kebersihan gigi dan mulut. Baru-baru ini, para ilmuwan di Swedia menemukan bahwa peningkatan plak pada gigi telah dikaitkan dengan risiko kematian dini akibat kanker.

Penelitian ini merupakan sebuah studi observasional yang dipublikasikan secara online dalam British Medical Journal Open, melibatkan 1.390 orang antara tahun 1985 dan 2009. Pada awal penelitian, seluruh partisipan ditanyai terkait faktor-faktor kemungkinan akan peningkatan risiko kanker, termasuk menilai kebersihan mulut mereka.

Setelah kurun waktu 24 tahun, 58 pasien meninggal dan 35 di antaranya akibat kanker. Mereka yang meninggal secara signifikan memiliki jumlah plak gigi jauh lebih banyak. Indeks plak gigi pada partisipan yang telah meninggal lebih tinggi daripada mereka yang masih hidup.

Peneliti mencatat, partisipan yang meninggal memiliki indeks skor antara 0,84 sampai 0,91 - yang menunjukkan bahwa daerah gusi pada gigi ditutupi plak - sedangkan mereka yang masih hidup memiliki skor lebih rendah 0,66-0,67 - yang menunjukkan cakupan plak hanya sebagian saja.

Rata-rata usia kematian adalah 61 tahun pada perempuan dan 60 tahun untuk pria. Peneliti mengira, para wanita seharusnya dapat hidup sekitar 13 tahun lebih lama, dan pria 8,5 tahun lebih lama, sehingga kematian mereka bisa dianggap prematur, kata para peneliti.

"Berdasarkan temuan ini, tingginya muatan bakteri pada permukaan gigi dan gingiva selama waktu yang berkepanjangan mungkin memainkan peran dalam karsinogenesis," kata peneliti.

Namun, penulis mengingatkan bahwa penemuan mereka tidak membuktikan bahwa penyebab plak gigi sebagai penyebab kanker. "Hipotesis penelitian kami melihat buruknya kebersihan mulut, sebagaimana tercermin dalam jumlah plak gigi, dikaitkan dengan meningkatnya kematian akibat kanker," jelasnya.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ada faktor kausal dalam hubungan yang diamati," ucap peneliti.

Plak gigi menandakan buruknya kebersihan mulut dan merupakan sumber potensi infeksi, yang juga punya hubungan dengan masalah kesehatan sistemik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa aceh kembali pada tanggal 11 april 2012

Dlu pernah ada kejadian gempa di aceh pada tahun 2004 di iringi dengan tsunami , tetapi gempa tersebut sekarang muncul kembali di wilayah aceh dan sekitarnya, Gempa saat ini tidak di iringi dengan tsunami.Gempa tersebut berkekuatan sekitar 8,9 skala richter dan melanda wilayah aceh, sumatera utara, bengkulu, lampung dan sumbar pada hari rabu tanggal 11 april 2012 sekitar pukul 15:38 WIB. Berdasarkan data BMKG, wilayah bencana terletak di sekitar pulau simelue (aceh) dengan kedalaman sekitar 10 KM. Para pemerintah meminta supaya masyarakat lebih hati-hati, karena kemungkinan besar akan terjadi tsunami kembali seperti pada tahun 2004.

Pilihan Aplikasi Blackberry Gratis Terbaru 2012

Infomudah.blogspot.com - Selalu ada yang baru, inilah yang diusung oleh penyedia layanan aplikasi Blackberry ditahun 2012 ini. Seperti yang kita ketahui bahwa pengguna Blackberry di indonesia semakin hari semakin bertambah dan begitu pula dengan aplikasi pendukungnya yang semakin digemari oleh kalangan pengguna BB. Disini saya akan memberikan review dan link download agar anda dapat mengetahui kegunaan dan fungsi masing-masing aplikasi. Aplikasi yang akan saya review kali ini sangat beragam dan jelaslah nanti akan memberikan fungsi blackberry anda lebih gaya dan stylish. Cekidot gan dan lansung serap review aplikasi Blackberry berikut: Opera mini browser Dikenalkan sebagai browser tercepat dengan kemampuan yang sangat baik pada blackberry, terutama tipe bold dan strom. Keunggulan dari opera mini ialah kecepatan dalam menampilkan halaman pada saat browsing melalui perangkat mobile. Bagi yang berminat silahkan bisa download ke sini http://mini.opera.com Google mobile...

Mengapa Wajah Bayi Selalu Menggemaskan?

Berdasarkan etologi, penampilan bayi yang imut-imut dan terlihat tak berdaya ternyata memiliki tujuan. Kondisi tersebut justru amat terkait dengan perjuangannya untuk beradaptasi sekaligus bertahan hidup. Bisa dibilang kepolosan ini merupakan strategi tersendiri yang terberi dalam perjuangan si kecil untuk bertahan hidup. Bayangkan, apa jadinya kalau begitu lahir bayi langsung bisa berjalan sendiri dan mandiri dalam segala hal? Pasti orang-orang di sekitarnya tak sudi repot-repot mengurusnya. Si bayi akan dibiarkan berlari ke sana kemari mencari makanannya sendiri. Begitu juga kalau lahir dengan muka tua, apa iya orangtua akan langsung "jatuh hati"? Jadi, justru dalam segala ketidakberdayaannya itulah bayi mampu meluluhkan hati setiap orang yang memandangnya. Kepolosan wajahnya akan menumbuhkan rasa sayang dan iba yang membuat si bayi mendapat pemenuhan atas semua hal yang ia butuhkan. Entah itu kebutuhan akan ASI, dekapan hangat, tatapan mata penuh kasih sayang, maupun l...