Terbaru Terpopuler Unik Video Lihat Semua
Selebriti Asian Stars Movie ALL Profil Profil Indonesia Profil Korean Terpopuler Game Sinopsis Film Lihat Semua
Mobil Motor Lihat Semua
Selluler Internet Facebook Download Browser Lihat Semua
Indonesia International Bolatainment Profil Klub Lihat Semua
Sporty Kesehatan Kecantikan Bisnis Religion Lihat Semua
Makanan Dinamika Cinta Romantic SMS Zodiak Edukasi Sains Cheat Game Store Lihat Semua
Lirik lagu Chord lagu Artist Musik Berita Musik Dancing Lihat Semua
Simple Pages Mobile Magazine Classic Flip card Mosaic Sidebar snap shot Time Slide
Toolbar Donate SMS gratis Parse HTML Kode Warna SEO Tools Tukeran Link Link Teman Advertiser Sitemap About us RSS Feed Facebook Pages
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Awas, jangan berlebihan makan kerang


Kerang adalah salah satu komoditi utama sea food yang akrab di masyarakat. Namun, masyarakat yang gemar sea food yang satu ini diminta untuk waspada, mengingat sifat kerang selama hidupnya yang disebut Oseanografi LIPI, seperti penyedot debu.

Oseanografi LIPI menyebut, tidak seperti ikan yang aktif berenang, kerang cenderung statis. "Kerang itu seperti penyedot debu. Dia akan menghisap apa saja yang didekatnya, termasuk logam berat. Di dalam tubuh kerang, logam tersebut dimanipulasi kerang," kata Kepala Oseanografi LIPI, Zainal Arifin.

Zainal menambahkan, "Kerang tidak menderita efek apapun, namun tidak demikian dengan manusia. Penumpukan logam berat akan membahayakan kesehatan."

Selain itu, sambung Zainal, kerang juga menjadi bioindikator untuk kualitas air. Banyaknya kerang mengindikasikan kualitas air patut dipertanyakan. Hal ini dikarenakan nutrisi untuk hidup kerang meliputi nitrogen dan fosfat berlimpah. Kedua zat tersebut berasal dari limbah rumah tangga yang air.

Kerang telah menjadi sandaran hidup para nelayan. Pencemaran menyebabkan hasil tangkapan semakin minim dan beralih pada budidaya kerang. Pada 2003 tercatat ada 3.410 keramba bambu (bagan). Kapasitas produksi per hari adalah 120 sampai 175 ton.
Berlangganan artikel infomudah :

Beri Komentar anda disini :

Berkomentarlah dengan sopan, janganlah menggunakan kata-kata kotor, maka komentar tersebut akan di kenakan spam

 
Infomudah.blogspot.com © Copyright 2011 -2012 - Template Name: ID- Infomudah Template | Powered by Blogger.com/Sitemap/About us/ Advertiser
Bloggers.com ngetik.com blogger.com